Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penjelasan Macam-macam Saklar, Jenis Disertai Fungsinya

Daftar Isi [Buka]

1. Saklar tunggal 2. Saklar kutub dua 3. Saklar kutub tiga 4. Saklar seri 5. Saklar tukar 6. Saklar kutub silang 7. Saklar tarik 8. Saklar tombol tekan 9. Saklar kelompok dan berbagai saklar lainnya

Penjelasan Macam-macam Saklar, Jenis Disertai Fungsinya -- Adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk memutuskan dan menghubungkan aliran listrik. Jadi saklar pada dasarnya adalah suatu alat yang dapat atau berfungsi menghubungkan atau pemutus aliran listrik (arus listrik) baik itu pada jaringan arus listrik kuat maupun pada jaringan arus listrik lemah. Jadi anda bisa menggunakan saklar untuk berbagai macam keperluan seperti menghidupkan dan mematikan lampu. Secara garis besar, saklar memiliki 2 macam penggunaan, yaitu untuk instalasi penerangan dan instalasi tenaga.

Yang membedakan saklar arus listrik kuat dan saklar arus listrik lemah adalah bentuknya kecil jika dipakai untuk alat peralatan elektronika arus lemah, demikian pula sebaliknya, semakin besar saklar yang digunakan jika aliran listrik semakin kuat. Baca juga: Macam Macam Rangkaian Instalasi Penerangan

Secara sederhana, saklar terdiri dari dua bilah logam yang menempel pada suatu rangkaian, dan bisa terhubung atau terpisah sesuai dengan keadaan sambung (on) atau putus (off) dalam rangkaian itu. Material kontak sambungan umumnya dipilih agar supaya tahan terhadap korosi. Kalau logam yang dipakai terbuat dari bahan oksida biasa, maka saklar akan sering tidak bekerja. 

Untuk mengurangi efek korosi ini, paling tidak logam kontaknya harus disepuh dengan logam anti korosi dan anti karat. Saklar sangatlah bermanfaat dalam menunjang keselamatan penggunaan tenaga listrik. Karena penggunaan saklar dalam instalasi sangat membantu mengurangi risiko korseleting.

Contoh penggunaan saklar di peralatan-peralatan listrik maupun elektronik

Penggunaan Saklar di perlatan listrik ataupun elektronik adalah sebagai berikut;

  1. Tombol on/off dan volume up down di ponsel
  2. Tombol on/off di TV, tombol-tombol di remote TV
  3. Saklar dinding untuk menghidupkan dan mematikan lampu listrik
  4. Tombol on/off di laptop atau komputer
  5. Tombol-tombol keyboard pada laptop atau komputer
  6. Tombol on/off dan tombol pilihan kecepatan di kipas angin

Saklar Listrik dapat digolongkan berdasarkan jumlah Kontak dan Kondisi yang dimilikinya. Jumlah kontak dan kondisi yang dimiliki tersebut biasanya disebut dengan istilah “Pole” dan “Throw” Apa itu Pole? dan apa itu Throw berikut penjelasannya;

  • Pole Adalah banyaknya Kontak yang dimiliki oleh sebuah saklar sedangkan 
  • Throw Adalah banyaknya kondisi yang dimiliki oleh sebuah Saklar.

Contoh jenis saklar listrik yang digolongkan berdasarkan Pole dan Throw

Pole dan Throw

SPST : Single Pole Single Throw,

yaitu Saklar ON/OFF yang paling sederhana dengan hanya memiliki 2 Terminal. Contohnya Saklar Listrik ON/OFF pada lampu.

SPDT : Single Pole Double Throw,

yaitu Saklar yang memiliki 3 Terminal. Saklar jenis ini dapat digunakan sebagai Saklar Pemilih. Contohnya Saklar pemilih Tegangan Input Adaptor yaitu 110V atau 220V.

DPST : Double Pole Single Throw,

yaitu saklar yang memiliki 4 Terminal. DPST dapat diartikan sebagai 2 Saklar SPST yang dikendalikan dalam satu mekanisme.

DPDT : Double Pole Double Throw,

yaitu saklar yang memiliki 6 Terminal. DPDT dapat diartikan sebagai 2 Saklar SPDT yang dikendalikan dalam satu mekanisme.

SP6T : Single Pole Six Throw,

yaitu saklar yang memilki 7 Terminal yang pada umumnya berfungsi sebagai Saklar pemilih. Jenis Saklar ini banyak ditemui dalam Rangkaian Adaptor yang dapat memilih berbagai Tegangan Output, misalnya pilihan output 1,5V, 3V, 4,5V, 6V, 9V dan 12V.

Macam-Macam Saklar pada pengendali ( instalasi tenaga ) dan elektronik

Selector Switch

Selector Switch, disingkat (SS)

Saklar pemilih ini menyediakan beberapa posisi kondisi on dan kondisi off, ada dua, tiga, empat bahkan lebih pilihan posisi, dengan berbagai tipe geser maupun putar.

Saklar pemilih biasanya dipasang pada panel kontrol untuk memilih jenis operasi yang berbeda, dengan rangkaian yang berbeda pula. Baca juga: Perbedaan Antara Listrik 1 Phase Dengan 3 Phase Beserta Kelebihan dan Kekurangannya.

Saklar pemilih memiliki beberapa kontak dan setiap kontak dihubungkan oleh kabel menuju rangkaian yang berbeda, misal untuk rangkaian putaran motor cepat dan untuk rangkaian putaran motor lambat. Atau pada rangkaian audio misalnya memilih posisi radio, tape dan lainnya

Saklar Toggle

Saklar Toggle

Saklar Toggle ini menghubungkan atau memutuskan arus dengan cara menggerakkan toggle/tuas yang ada secara mekanis. Ukurannya relatif kecil, pada umumnya digunakan pada rangkaian elektronika

Limit Switch

Limit Switch (LS)

Limit switch termasuk saklar yang banyak digunakan di industri. Pada dasarnya limit switch bekerja berdasarkan sirip saklar yang memutar tuas karena mendapat tekanan plunger atau tripping sirip wobbler.

Konfigurasi yang ada dipasaran adalah: (a).Sirip roller yang bisa diatur, (b) plunger, (c) Sirip roller standar, (d) sirip wobbler, (e) sirip rod yang bisa diatur. Pada saat tuas tertekan oleh gerakan mekanis, maka kontak akan berubah posisinya. Contoh aplikasi saklar ini adalah pada PMS (Disconecting Switch) untuk menghentikan putaran motor lengan PMS.

Saklar mekanik

Saklar Mekanik

Saklar mekanik umumnya digunakan untuk automatisasi dan juga proteksi rangkaian. Saklar mekanik akan on atau off secara otomatis oleh sebuah proses perubahan parameter, misalnya posisi, tekanan, atau temperatur. Saklar akan On atau Off jika set titik proses yang ditentukan telah tercapai.

Terdapat beberapa tipe saklar mekanik, antara lain: Limit Switch, Flow Switch, Level Switch, Pressure Switch dan Temperature Switch. Contoh pengunaannya seperti pada magic com adalah saklar Temperature Switch

Flow Switch

Flow Switch (FL)

Saklar ini digunakan untuk mendeteksi perubahan aliran cairan atau gas di dalam pipa, tersedia untuk berbagai viskositas. Pada saat cairan dalam pipa tidak ada aliran, maka kontak tuas/piston tidak bergerak karena tekanan disebelah kanan dan kiri tuas sama. Namun pada saat ada aliran, maka tuas/piston akan bergerak dan kontak akan berubah sehingga dapat menyambung atau memutusklan rangkaian.

Float Switch

Float Switch (FS)

Saklar level atau float switch, merupakan saklar diskret yang digunakan untuk mengontrol level permukaan cairan di dalam tangki. Posisi level cairan dalam tangki digunakan untuk men-trigger perubahan kontak saklar. Posisi level switch ada yang horizontal dan ada yang vertikal.

Temperature Switch

Temperature Switch 

Saklar temperatur disebut thermostat, bekerja berdasarkan perubahan temperatur. Perubahan kontak elektrik di-trigger (dipicu) oleh pemuaian cairan yang ada pada chamber yang tertutup (sealed chamber) chamber ini terdiri dari tabung kapiler dan silinder yang terbuat dari stainless steel.

Cairan di dalam chamber mempunyai koefisiensi temperatur yang tinggi, sehingga jika silinder memanas, cairan akan memuai, dan menimbulkan tekanan pada seluruh lapisan penutup chamber.

Tekanan ini menyebabkan kontak berubah status. Secara fisik saklar ini terdiri dari dua komponen, yaitu bagian yang bergerak/bergeser (digerakkan oleh tekanan) dan bagian kontak. Baca juga: Pengertian Trafo, Penggunaan, Sejarah, Bagian, Konstruksi, dan Prinsip Kerja Trafo

Bagian yang bergerak dapat berupa diafragma atau piston. Kontak elektrik biasanya terhubung pada bagian yang bergerak, sehingga jika terjadi pergeseran akan menyebabkan perubahan kondisi (On ke Off atau sebaliknya)

Saklar Tekanan atau Pressure Switch

Saklar Tekanan atau Pressure Switch 

Pressure switch merupakan saklar yang kerjanya tergantung dari tekanan pada perangkat saklar. Tekanan tersebut berasal dari air, udara atau cairan lainnya, misalnya oli. Terdapat dua macam Pressure Switch: absolut (trigger (pemicu) terjadi pada tekanan tertentu) dan konfigurasi diferensial (trigger terjadi karena perbedaan tekanan)

Saklar Push Button

Saklar Push Button

Saklar push button adalah tipe saklar yang menghubungkan aliran listrik sesaat saja saat ditekan dan setelah dilepas maka kembali lagi pada posisi off. Saklar tipe ini banyak digunakan pada rangkaian elektronika yang di kombinasikan dengan rangkaian pengunci.

Melanjutkan Keterangan Diatas mengenai berikut ini:

√ Berikut Jenis-jenis Saklar [Switch] dalam Rangkaian Elektronika;

Berikut merupakan jenis-jenis saklar listrik mekanik yang dalam penggolongannya itu berdasarkan cara gerakan dari saklar tersebut;

1. Toggle Switch [Saklar Pengalih]

Toggle Switch atau Saklar Pengalih adalah saklar yang digerakan oleh tuas atau toggle yang miring ke salah satu posisi dari dua posisi atau lebih untuk menghubungkan atau memutuskan aliran listrik. Kebanyakan Saklar Tuas atau Toggle Switch dirancang menetap pada satu posisi, namun ada juga jenis saklar tuas yang memiliki mekanisme pegas internal untuk mengembalikan tuas ke posisi tertentu.

2. Limit Switch [Saklar Pembatas]

Limit Switch atau Saklar Pembatas adalah saklar yang banyak digunakan pada mesin-mesin untuk keperluan otomasi industry. Umumnya, di ujung tuas saklar pembatas ini terdapat sebuah bantalan (bearing) roller kecil yang berfungsi untuk mencegah aus-nya tuas pada limit switch tersebut karena kontak berulang kali dengan bagian-bagian mesin. 

Sederhananya, sebuah limit switch atau saklar pembatas biasanya terdiri dari actuator atau tuas yang secara mekanis terkait dengan sekumpulan kontak. Ketika suatu benda bersentuhan dengan actuator, limit switch tersebut akan mengoperasikan kontaknya untuk menghubungkan atau memutuskan sambungan aliran listrik. Baca juga: 7 Jenis Dioda Beserta Penjelasaannya Lengkap

Limit switch atau saklar pembatas biasanya digunakan untuk mengendalikan mesin sebagai bagian dari sistem pengendali, sebagai pengaman dan  penguncian ataupun menghitung objek yang melewati suatu titik.

3. Push Button Switch [Saklar Tombol Dorong]

Push Button Switch dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan menjadi saklar tombol dorong adalah jenis saklar dua posisi yang dapat menghubungkan aliran arus listrik pada saat pengguna menekannya dan memutuskan hubungan listrik tersebut apabila kita melepaskannya.

4. Selector Switch [Saklar Pemilih]

Selector Switch atau Saklar Pemilih adalah saklar yang dioperasikan dengan cara memutar dan biasanya digunakan pada rangkaian yang memerlukan pilihan lebih dari 2 posisi. Penggunanya dapat memutar dengan jari tangannya untuk memilih posisi tertentu.

Selector Switch atau Saklar Pemilihnya juga sering disebut dengan Rotary Switch.

Selector Switch ini biasanya diaplikasikan pada Pencatu Daya untuk memilih tegangan yang diinginkan, sebagai pemilih fungsi pengujian (Ohm, Volt, Ampere) pada Multimeter, Pemilih Suhu pada Oven dan lain sebagainya.

Pada umumnya, tuas atau kontak Selector Switch ini akan menetap di satu posisi, namun ada juga Selector Switch atau Saklar Pemilih yang memiliki mekanisme pegas internal untuk mengembalikannya ke posisi semula apabila tidak ada yang menahannya (Contoh Selector Switch pada starter mobil).

Macam-macam Saklar Manual, Jenis Disertai Fungsinya

Yang digunakan untuk instalasi penerangan menurut hubungannya berdasarkan pada jenis - jenis saklar dan penjelasannya lengkap dengan gambar saya tuliskan disertai fungsinya sebagai berikut;

1. Penjelasan Jenis Saklar Tunggal 

bisa dibaca di sini.


2. Penjelasan Jenis Saklar Kutub Dua 

bisa dibaca di sini.


3. Penjelasan Jenis Saklar Kutub Tiga 

bisa dibaca di sini.


4. Penjelasan Jenis Saklar Tarik 

bisa dibaca di sini.


5. Penjelasan Jenis Saklar Silang 

bisa dibaca di sini.


6. Penjelasan Jenis Saklar Tombol 

bisa dibaca di sini.


7. Penjelasan Jenis Saklar Seri 

bisa dibaca di sini.


8. Penjelasan Jenis Saklar Kelompok 

bisa dibaca di sini.


9. Penjelasan Jenis Saklar Tukar 

bisa dibaca di sini.

Simbol komponen - komponen dari saklar

Simbolnya berikut ini ada tiga gambar yang bisa saya sajikan untuk kalian. Dan ini merupakan gambar komponen - komponen dari saklar dan cara memasangnya sesuai dengan PUIL Instalasi Listrik;

1. Simbol Satu komponen

Gambar Jenis Jenis Saklar

2. Simbol komponen nomer dua

Fungsi Saklar Dan Gambar

3. Simbol saklar nomor tiga komponen

Gambar Jenis Jenis Saklar

Nah begitulah gambar / simbol simbol dari saklar kalian bisa cermati dengan teliti apabila perlu kalian bisa hafalkan juga supaya lebih mengetahui dan menambah pengetahuan.

Cara pemasangan saklar 

Untuk pemasangan saklar sendiri dibedakan menjadi 2 jenis yaitu : 

  1. Saklar ditanam dalam tembok sistem IN-BOUW
  2. Saklar tidak ditanam di dalam tembok sistem OUT-BOUW

Persyaratan Pemasangan Saklar Instalasi Listrik

Dalam pemasangan saklar juga terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh seorang instalatir listrik, antara lain:

  • Harus dapat melayani secara aman tanpa memerlukan alat bantu.
  • Saklar harus dipasang sedemikian rupa sehingga bagian yang bergerak (tangkai atau pengumpil) 
  • Saklar tidak bertegangan pada waktu saklar dalam keadaan terbuka atau tidak terhubung 
  • Terdapat dalam (Puil 1977 Pasal 206 B1).
  • Dudukan semua saklar di dalam suatu instalasi harus seragam, 
  • Misalnya: semua saklar dalam keadaan terhubung.
  • Jika tangkai saklar didorong ke atas atau.
  • Jika pengumpil saklar bagian atas ditekan (Puil 1977 Pasal 206.B1)

Penutup

Demikian pengertian tentang Macam-macam Saklar, Jenis dan FungsinyaSemoga dengan membaca artikel ini kalian jadi lebih paham dan mengerti saklar saklar instalasi, tetapi jika ada yang belum mengerti dari artikel kali ini silahkan berkomentar dikolom komentar